Apa Saja Keuntungan Menabung Dollar? Berikut Penjelasannya

Handy.co.idKeuntungan menabung dollar. Bank sejauh ini dikenal oleh masyarakat sebagai tempat paling aman serta terpercaya dalam aktivitas menabung maupun investasi. Fungsi utama bank untuk menyalurkan dana simpanan kepada masyarakat sebagai pinjaman belakangan ini banyak yang dikombinasikan dengan model investasi, contohnya dengan bekerja sama dengan pasar modal. Selain itu, bank sendiri juga mempunyai produk tabungan dengan mata uang asing semisal dalam bentuk Dollar Amerika Serikat yang biasa dijadikan masyarakat sebagai bagian dari instrumen investasi guna meningkatkan aset mereka.

Apabila dibandingkan dengan tabungan mata uang Rupiah, bunga tabungan mata uang asing memang lebih rendah. Tetapi, tabungan Dollar mempunyai beberapa keuntungan yang tidak didapatkan dari produk tabungan uang Rupiah. Untuk mengetahui lebih jelasnya, penjelasan di bawah ini akan menerangkannya kepada kalian.

Keuntungan Menabung Dollar

keuntungan menabung dollar

Sebagai mata uang global yang sering dijadikan acuan mata uang asing, Dollar Amerika Serikat mempunyai beberapa keuntungan. Apabila kamu memiliki tabungan Dollar, beberapa kemudahan berikut ini dapat diperoleh, di antaranya:

  1. Tabungan Dollar menjadi sumber dana di luar negeri.
  2. Ketika melakukan perjalanan ke luar negeri, misalnya perjalanan wisata maupun ibadah haji, Dollar memiliki kemudahan dalam bertransaksi.
  3. Daya beli cenderung lebih stabil.
    Nilai tukar yang lebih stabil paling terasa bagi pemilik bisnis yang sering melakukan transaksi antarnegara. Contohnya, saat terjadi krisis moneter di tahun 1998, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar anjlok. Untuk yang bertransaksi dengan menggunakan Dollar, anjloknya Rupiah tidak begitu dirasakan kerugiannya. Bahkan, untuk mereka yang bekerja di luar negeri, hal ini justru memberikan keuntungan. Sebab gaji mereka dalam bentuk Dollar akan berlipat ganda saat ditukar dengan Rupiah.

Cara Mudah Untuk Berinvestasi dalam bentuk Tabungan Dollar

Investasi dalam bentuk tabungan Dollar membutuhkan pengetahuan yang cukup banyak. Oleh karena itu, beberapa hal berikut ini harus kamu pahami dengan baik sebelum berinvestasi dalam bentuk tabungan Dollar.

1. Memahami dengan Baik Istilah Kurs Beli dan Kurs Jual

Pada saat berada di bank atau money changer, kita akan melihat papan elektronik yang bertuliskan kurs beli Dollar sekian dan kurs jual Dollar sekian. Kita harus cermat dengan istilah-istilah ini karena biasanya ada kesalahpahaman tentang dua istilah tersebut.

Kurs jual adalah nilai yang ditawarkan oleh bank atau money changer ketika menjual Dollarnya ke nasabah. Dengan kata lain, apabila ingin memiliki Dollar, kita membeli dari mereka dengan harga tersebut. Sementara kurs beli merupakan nilai yang ditawarkan untuk membeli Dollar dari masyarakat. Artinya, kita dapat menjual Dollar kepada bank dengan nilai tersebut. Yang harus kamu pahami adalah kurs beli akan selalu lebih rendah dibanding kurs jual. Contohnya, saat kurs beli Rp13.500, kurs jualnya adalah Rp 13.700. Ini berarti apabila kita akan membeli Dollar, harga per satu dollar adalah Rp13.700.

2. Hanya Menjual dan Membeli Dollar Di Tempat Resmi

Uang juga merupakan salah satu barang yang sering dipalsukan, juga termasuk Dollar. Karena itu, kita harus memastikan bahwa Dollar yang sudah dibeli adalah asli. Untuk terhindar dari uang palsu, kamu sebaiknya membeli Dollar di tempat resmi, seperti money changer dan bank.

Resiko memperoleh Dollar palsu di bank pastinya sangatlah kecil. Sementara money changer bisa saja menjual uang dollar yang palsu, tetapi kemungkinannya sangat kecil. Terlebih money changer itu sudah mempunyai nama atau memiliki banyak pelanggan dan mendapatkan izin resmi dari pihak berwenang. Oleh sebab itu, disarankan untuk memilih money changer yang mempunyai reputasi baik. Kita bisa mencari informasi ini di internet atau dapat menanyakan kepada kenalan yang mungkin sudah pernah bertransaksi di money changer tersebut.

3. Menghindari Menyimpan Dollar Terlalu Lama Di Tempat Yang Tak Mendukung

Seperti layaknya mata uang yang lain, Dollar juga rawan rusak. Apabila bentuk fisiknya cacat sedikit saja, Dollar ini bisa saja dihargai lebih murah dibanding harga di pasaran, bahkan kemungkinan terburuknya ditolak. Karena itu, kita tak disarankan berlama-lama saat menyimpan Dollar di tempat yang tak mendukung, contohnya menyimpannya di dompet.

Salah satu contoh atas kerusakan uang yang sering sekali dikeluhkan orang yang memiliki Dollar adalah kertas yang menguning, tercoret dan terlipat. Hindari melipat uang Dollar terlalu lama di dompet agar nilainya tidak berkurang saat ditukarkan kembali dengan Rupiah. Prinsipnya hindari terlalu lama pegang Dollar. Sebaiknya Dollar disimpan saja di bank. Ketika membeli dan mendapati lembar Dollar yang sudah jelek, kita juga bisa untuk menolaknya.

4. Mencermati Cara Bermain dan Prinsip Tabungan Dollar

Investasi dalam bentuk tabungan Dollar tabungan Dollar sebenarnya mudah dan praktis. Prinsip utamanya yaitu belilah Dollar saat nilainya turun dan menjualnya saat nilainya naik. Misalnya, hari ini kita membeli uang Dollar sebesar Rp13.500. Lalu seminggu lagi harganya menjadi Rp13.700. Saat itulah kita menjual Dollar tersebut. Untuk meminimalkan resiko akibat salah paham, cara-cara ini dapat membantu ketika melakukan jual beli Dollar.

a. Mengamati dan Membandingkan Nilai Jualnya

Setiap bank atau money changer bisa saja mempunyai kurs jual dan beli Dollar yang berbeda-beda. Oleh karena itu, carilah pihak yang sedang menjual Dollar dengan harga terendah dan memiliki kurs beli tertinggi.

b. Rutin Membeli Dollar

Idealnya, kamu cukup sekali saja dalam sebulan untuk membeli Dollar. Dengan begitu, nilai tukar Dollar akan merata dan tak hanya terpatok pada satu harga saja. Manfaat lainnya yakni kamu bisa lebih mudah mengantisipasi melemahnya nilai dollar secara tiba-tiba. Dengan begitu, kamu tidak akan begitu dirugikan sebab Dollar yang dibeli harganya tak sama.

c. Membuat Simulasi Target Keuntungan

Dalam berinvestasi, hasil seperti ini sangat penting untuk dilakukan. Misalnya, saat kita menginginkan margin keuntungan 5%, simulasi perhitungannya yakni:

  • Uang US$1 dibeli dengan harga Rp13.500 (contoh).
  • Keuntungan US$1 = Rp13.500 x 5% = Rp 675
  • Maka kurs beli US$1 = Rp14.175

Pada saat kurs beli dollar Rp14.175, kamu bisa segera menukar Dollar dengan Rupiah. Lakukan hal ini dengan rutin selama 1 sampai 12 bulan untuk mendapatkan keuntungan.

d. Jangan Terlalu Lama Menyimpan Dollar

Tujuan membatasi jangka waktu penyimpanan yakni mendapatkan keuntungan yang maksimal. Mengingat lebih dari 12 bulan sedikit sulit memprediksi nilai tukar Dollar terhadap Rupiah. Sebaiknya, kamu selalu melihat informasi nilai tukar Rupiah setiap minggu atau bulan, baik melalui media masa ataupun bank, agar bisa mendapat keuntungan yang banyak.

Investasi Tabungan Dollar Itu Mudah, Praktis dan Menguntungkan

Untuk pemula, sebenarnya tabungan Dollar ini mudah, aman dan praktis untuk dilakukan. Investasi ini juga sangat cocok untuk dijadikan batu loncatan dalam menuju investasi yang lebih, misalnya saham (Aplikasi IPOTGO untuk saham) dan reksadana. Yang terpenting kamu harus cermat dalam melakukan perhitungan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Semoga artikel tentang penjabaran keuntungan menabung dollar ini dapat menambah ilmu para pembaca. Artikel investasi ini boleh dishare ke teman-teman kalian agar mereka juga mengetahuinya. Salam hangat dan terimakasih.

Apa Saja Keuntungan Menabung Dollar? Berikut Penjelasannya | ahmad handi | 4.5